Archive for the ‘Artikel’ Category

Mengapa Akreditasi Program Studi Penting?

Oleh: M. Jainuri, S.Pd., M.Pd

 

Pada bulan April tahun ini diselengarakan Ujian Nasional (UN) SMA/MA sederajat dan SMK/MAK sederajat. Badan Standar Nasional Pendidikan (BNSP) selaku penyelenggara ujian nasional secara resmi telah merilis waktu pelaksanaan Ujian Nasional (UN) Tahun 2019. Siswa kelas III SMA/SMK sederajat selain harus mempersiapkan diri dalam menghadapi ujian nasional, juga mesti sudah merencanakan dengan baik tujuan setelah lulus sekolah menengah atas.  Mau bekerja atau kuliah? Tentu saja jawaban atas pertanyaan ini perlu dipikirkan dengan cermat. Sebab jika hal ini diabaikan akan berdampak pada masa depan. Bila pilihannya bekerja, tentu harus introspeksi diri terlebih dahulu agar bisa menjadi bagian dunia usaha dan dunia industri. Apakah kita mempunyai kompetensi pada bidang kerja yang disasar? Bidang kerja apa yang akan kita masuki? Lalu, di perusahaan mana kita akan bekerja? Dan banyak lagi hal-hal yang perlu disiapkan, sementara dunia kerja dan industri saat ini mempunyai syarat kualifikasi spesifik terkait dengan bidang kerja. Perusahaan dan institusi yang menampung lulusan perguruan tinggi saat ini telah menjadikan peringkat akreditasi sebagai salah satu indikator melihat kualitas pencari kerja selain kompetensi. Di samping itu, perusahan dan institusi setidaknya mengetahui legalitias perguruan tinggi si pencari kerja. Read the rest of this entry »

Asesmen Lapangan Akreditasi Institusi STKIP YPM BANGKO

Setelah beberapa waktu menyusun borang akreditasi institusi STKIP YPM Bangko, menelaah, mengevaluasi dan merevisi yang melibatkan berbagai pihak, hari ini dilakukan visitasi asesor BAN-PT untuk memotret kondisi STKIP YPM Bangko. Sebelumnya, pada saat penyambutan tim asesor menjelaskan bahwa BAN-PT memberikan tugas untuk melakukan asesmen lapangan setelah mengevaluasi borang yang telah dikirim secara online melalui sistem SAPTO.

Segenap civitas akademika STKIP YPM Bangko berharap semoga Tim Asesor nyaman melaksanakan tugasnya, dan tentu saja realistis dalam proses penilaian. Semoga hasil terbaik menjadi milik STKIP YPM Bangko. Aamiin.

Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Heads Together dengan Probing Prompting Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Mahasiswa Pendidikan Matematika STKIP YPM Bangko

Ade Susanti, S.Pd., M.Pd

ABSTRAK

Perguruan tinggi merupakan lembaga pendidikan yang diselenggarakan untuk menyiapkan mahasiswa yang memiliki kemampuan akademik yang baik terutama kemampuan matematis. Namun, kemampuan matematis mahasiswa di STKIP YPM Bangko masih rendah. Hal ini disebabkan antara lain karena pembelajaran masih bersifat konvensional dimana pembelajaran lebih didominasi oleh dosen. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan menggunakan model kooperatif tipe NHT dengan probing prompting. Tujuannya adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe NHT dengan probing prompting terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis mahasiswa STKIP YPM Bangko.

Jenis penelitian adalah Quasi Experiment dengan rancangan Randomized Group Control Only Design. Populasi adalah seluruh mahasiswa pendidikan matematika STKIP YPM Bangko. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling yaitu mahasiswa yang mengambil mata kuliah teori peluang, sedangkan kelas sampel diambil secara acak yaitu mahasiswa kelas A sebagai kelas eksperimen dan mahasiswa kelas B sebagai kelas kontrol. Instrumen yang digunakan adalah tes kemampuan pemecahan masalah matematis. Analisis data menggunakan uji t dan anava dua arah untuk interaksi.

Read the rest of this entry »

PENGEMBANGAN BUKU KERJA BERBASIS PENEMUAN TERBIMBING PADA PERKULIAHAN GEOMETRI RUANG DI UNIVERSITAS MAHAPUTRA MUHAMMAD YAMIN SOLOK

Sugeng Riyadi

STKIP YPM Bangko

Abstrak

 

Pembelajaran yang terjadi di kelas dipengaruhi oleh cara dosen dalam menyampaikan materi. Salah satu bahan ajar yang dapat membantu mahasiswa belajar secara kontinu dan terarah adalah buku kerja. Buku kerja yang disediakan oleh dosen hendaknya mampu melatih mahasiswa dalam menemukan konsep. Salah satu pembelajaran yang dapat membimbing mahasiswa dalam menemukan konsep adalah metode penemuan terbimbing. Dengan demikian pada penelitian ini dikembangkan buku kerja berbasis penemuan terbimbing. Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan buku kerja yang valid, praktis dan efektif.

Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan. Penelitian ini menggunakan model 4-D yang terdiri dari 4 tahap yaitu: tahap pendefinisian (define), perancangan (design), pengembangan (develop) dan penyebaran (disseminate). Buku kerja berbasis penemuan terbimbing divalidasi oleh dua orang pakar yaitu pakar geometri ruang, bahasa Indonesia dan dosen matematika UMMY Solok. Kepraktisan dilihat dari hasil angket respon mahasiswa, analisis observasi pelaksanaan pembelajaran dan wawancara dengan mahasiswa. Keefektivan dilihat melalui hasil analisis observasi aktivitas dan hasil belajar mahasiswa.

Hasil analisis pada tahap validasi menunjukkan bahwa buku kerja berbasis penemuan terbimbing yang dihasilkan valid. Hasil analisis angket respon mahasiswa, observasi pelaksanaan pembelajaran dan hasil wawancara dengan mahasiswa menunjukkan bahwa buku kerja berbasis penemuan terbimbing yang dihasilkan praktis. Hasil belajar mahasiswa yang diperoleh menunjukkan bahwa tidak ada mahasiswa yang mendapatkan nilai D maupun E. Hasil analisis aktivitas dan hasil belajar mahasiswa menunjukkan bahwa buku kerja berbasis penemuan terbimbing yang dihasilkan efektif. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa buku kerja berbasis penemuan terbimbing pada perkuliahan geometri ruang yang dikembangkan telah valid, praktis dan efektif.

Kata kunci: buku kerja, geometri ruang, berbasis penemuan terbimbing

Unduh: Jurnal Fokus Septermber 2014 Sugeng Riyadi, S.Si., M.Pd